BREAKING NEWS  
 
          TRANSTV JABAR...              Media Profesional Berwawasan Universal      

PWI Cianjur Soroti Pemberitaan yang Dinilai Mendiskreditkan, Tegaskan Somasi dan Tempuh Jalur Hukum

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur, Mohammad Ikhsan. (Foto: Rian. S)
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur, Mohammad Ikhsan. (Foto: Rian. S)

TRANS
TV JABAR | CIANJUR
-  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur menyayangkan pemberitaan di sejumlah media online yang dinilai mendiskreditkan lembaga profesi wartawan tersebut. PWI menegaskan akan menempuh langkah hukum jika tidak ada itikad baik dari pihak media terkait.

Ketua PWI Kabupaten Cianjur, Mohammad Ikhsan, mengatakan pemberitaan yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan cenderung menyudutkan organisasi.

Menurutnya, dalam pemberitaan tersebut disebutkan adanya dugaan upaya menghalangi tugas jurnalistik. Namun, PWI Cianjur menilai narasi itu tidak benar dan justru menutupi fakta lain yang diduga terjadi di lapangan.

“Sejumlah oknum media online yang mengaku berasal dari Bandung diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha. Dugaan itu diperkuat dengan adanya bukti berupa pesan singkat,” ujar Ikhsan.

Ia menegaskan, PWI sebagai organisasi profesi sangat menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik profesi wartawan.

Atas dasar itu, PWI Kabupaten Cianjur menyatakan menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan berpotensi menyesatkan publik.

Sebagai langkah lanjutan, PWI Cianjur berencana melayangkan somasi kepada sejumlah media online yang memuat pemberitaan tersebut sebagai peringatan agar segera memberikan klarifikasi dan melakukan perbaikan.

“Jika tidak ada itikad baik, kami akan menempuh jalur hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

PWI Cianjur juga mengimbau seluruh insan pers untuk tetap menjaga profesionalisme serta mematuhi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas, guna menjaga kepercayaan publik terhadap media.

Reporter: Rian Sagita
Redaksi: TRANSTV JABAR 


408  
Lebih baru Lebih lama