![]() |
| BMKG Ingatkan Potensi Gempa Megathrust Selat Sunda, Masyarakat Diminta Siaga. (Foto: Dok. F. A/Ilustrasi) |
Pemodelan kebencanaan menyebut zona megathrust Selat Sunda berpotensi menghasilkan gempa besar. Dokumen kesiapsiagaan BPBD DKI Jakarta yang merujuk BMKG dan BRIN mencantumkan skenario hingga M8,9.
Selain guncangan tanah yang kuat, gempa bumi di dasar laut ini berpotensi memicu gelombang tsunami yang mengancam wilayah pesisir Jawa Barat, Banten, Jakarta, hingga Lampung.
Peneliti BRIN Nuraini Rahma Hanifa menyebut tsunami akibat skenario megathrust di selatan Jawa dapat menjalar melalui Selat Sunda menuju Jakarta dengan estimasi waktu tiba sekitar 2,5 jam.
Sementara itu, ancaman gelombang tsunami diperkirakan ketinggian mencapai sekitar 1,8 meter di pesisir utara Jakarta, sementara wilayah pesisir yang lebih dekat dengan sumber gempa dapat menghadapi gelombang lebih tinggi.
Wilayah Jakarta memiliki kerentanan terhadap guncangan gempa karena berdiri di atas endapan aluvial. Jawa Barat dan Jakarta juga menghadapi risiko dari sesar aktif daratan, termasuk Sesar Cimandiri.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari BMKG.
BMKG menegaskan bahwa penyampaian potensi megathrust bukan berarti gempa akan segera terjadi. Potensi tersebut merupakan skenario kebencanaan yang perlu diantisipasi.
Hingga saat ini belum ada teknologi di dunia yang mampu memprediksi waktu dan lokasi pasti terjadinya gempa megathrust, dan gempa bumi akan terjadi
Repoeter: F. A. Fadilah. A
Redaksi: TRANSTV JABAR
1.036
Tags
BMKG
