Imbauan tersebut ditujukan kepada pengawas sekolah, penilik, kepala PAUD, TK, SD, SMP negeri maupun swasta, serta pengelola PKBM dan SPNF SKB, agar memprioritaskan kesehatan siswa dan tenaga kependidikan melalui langkah mitigasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan siswa dianjurkan memakai masker saat perjalanan dan ketika berada di luar kelas.
“Masker dapat dilepas saat di dalam kelas, dengan tetap menjaga sirkulasi udara dan kebersihan lingkungan,” kata Deden, Senin (14/9/2026).
Sekolah juga diminta membatasi sementara kegiatan ekstrakurikuler di luar ruangan hingga kualitas udara membaik.
Selain itu, Kepala sekolah diimbau meminta orang tua menyediakan masker cadangan bagi anak. Siswa juga diminta mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas.
Deden berharap langkah tersebut dapat mengurangi risiko paparan abu vulkanik dan menjaga kegiatan pendidikan tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan.
Reporter: Harry Akbar
Redaksi: TRANSTV JABAR
473
