![]() | |
|
Mengusung tema “Melanjutkan jejak kebaikan, dari satu titik menjadi gerakan yang mengakar”, kegiatan ini menegaskan bahwa pemulihan ekosistem membutuhkan proses panjang, konsistensi, dan keterlibatan berkelanjutan.
Gerakan berbasis swadaya ini terus berjalan tanpa bergantung pada program formal, dan kini berkembang melalui kolaborasi petani penggarap serta tim Jaga Leuweung di kawasan eks lahan PMDK PTPN 1 Regional 2 Kebun Cisaruni.
Salah satu petani penggarap, Kang Bagja, menegaskan pentingnya konsistensi dalam pemulihan lingkungan.
“Bukan sekadar menanam, tapi merawat. Kalau tidak berlanjut, hasilnya tidak akan bertahan,” ujarnya.
Fokus kegiatan tidak hanya pada penanaman, tetapi juga perawatan berkelanjutan sebagai upaya menjaga keberlangsungan ekosistem.
Ketua Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, H. Jaeni, menyebut kekuatan gerakan ini terletak pada kesadaran kolektif dan komitmen jangka panjang.
“Kami memulai ini dari kesadaran bersama. Gerakan ini tumbuh karena konsistensi dan kesamaan visi dalam menjaga alam,” katanya.
Aksi ke-69 ini menjadi penegasan bahwa kolaborasi warga dapat menjadi kekuatan nyata dalam menjaga dan memulihkan ekosistem secara berkelanjutan.
Reporter: Rian Sagita
Redaksi: TRANSTV JABAR
👁 1.593
Tags
Sosial & Budaya
