TRANSTV JABAR | TANGGERANG - Peredaran ilegal obat golongan G jenis Tramadol di Proyek Elevee Penthouses & Residences, Jl. Jalur Sutera Boulevard, Panunggangan Timur, Pinang, Tanggerang Selatan kian meresahkan dan memicu pertanyaan publik atas efektivitas penegakan hukum dalam menanggulangi praktik ilegal ini. (20/4/2026).
Dalam situasi ini, muncul tantangan baru yang lebih kompleks: peredaran obat tersebut diduga kuat adanya kekebalan hukum, yang menimbulkan asumsi terhadap efektivitas lembaga penegak hukum di daerah Tanggerang Selatan.
Berdasarkan keterangan sumber, peredaran obat tersebut diduga dipasok oleh bandar berinisial Dede yang dikenal dengan panggilan Ibu, dan disebut menjual secara rutin kepada pegawai proyek. Namun, hingga kini belum terlihat adanya penindakan tegas dari aparat berwenang.
“Kegiatan tersebut seolah dibiarkan tanpa penindakan, sehingga menimbulkan kesan adanya pembiaran,” ujar seorang yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Minimnya penindakan hukum menimbulkan asumsi terkait dugaan pembiaran hingga kekebalan hukum terhadap pelaku. Kondisi ini dinilai berbahaya mengingat penyalahgunaan berisiko meningkatkan gangguan sosial, kriminalitas, dan kerusakan moral.
Sementara itu, Drs. Yulius Fanumbi, S.H., M.H., menyatakan siap menempuh pelaporan lebih luas ke instansi terkait di tingkat pusat untuk dilakukan evaluasi menyeluruh.
“Temuan ini tidak bisa dibiarkan, dan akan kami dorong untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme pelaporan resmi hingga ke tingkat pusat,” tegas Drs. Yulius
“Ini bukan sekadar pembiaran, tapi runtuhnya moralitas aparat. Pemerintah perlu mengambil tindakan dan pemberantasan menyeluruh, mencakup edukasi, pemulihan, dan pencegahan,” ujar Wilson
Ia menambahkan, ketiadaan sanksi yang tegas terhadap pelaku bisnis ilegal membuat praktik tersebut terus berulang.
“Penegakan hukum harus konsisten. Hukum itu yuridis. Jika tidak ditegakkan secara yuridis, maka keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia hanya menjadi slogan,” tegasnya.
Peredaran obat golongan G di Proyek Elevee Penthouses & Rwaidences, Tanggerang menjadi ancaman serius bagi ketertiban dan kesehatan masyarakat. Keberhasilan penanganannya membutuhkan penegakan hukum tegas, pengawasan ketat, serta kolaborasi lintas sektor agar lebih efektif dan berkelanjutan.
Dengan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi, publik berharap persoalan ini tidak hanya ditangani secara sporadis, tetapi menjadi momentum untuk membangun penegakan hukum yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Reporter: Jy
👁 2.691
Tags
Hukum
