Kemendagri Instruksikan Pemda Sulap BUMD dan Aset Daerah Jadi Mesin Pendapatan

Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, dalam Rakornas Pengelolaan Pendapatan Daerah di Grand Sahid Jaya Hotel. (Fto: Dok. Puspen Kemendagri)

TRANSTV JABAR | JAKARTA - Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri menginstruksikan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memperkuat pendapatan melalui optimalisasi BUMD, BLUD, dan aset daerah.

Dalam Rakornas Pengelolaan Pendapatan Daerah, Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, menekankan perbaikan tata kelola dan profesionalisme agar BUMD menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

“Kinerja BUMD perlu ditingkatkan, terutama di sektor-sektor strategis seperti pangan, pariwisata, dan layanan publik,” katanya

Fatoni secara terbuka menyoroti masih banyaknya BUMD yang belum memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain BUMD, Fatoni berharap BLUD mampu memberikan nilai tambah finansial bagi daerah tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.

Pemerintah mendorong Pemda untuk mengelola aset secara produktif melalui berbagai skema kerja sama dengan pemanfaatan yang inovatif.

“Transformasi ini bukan sekadar mengejar angka pendapatan, melainkan bagian dari desain besar untuk mendukung percepatan pembangunan nasional,” tandasnya.

Dengan struktur pendapatan daerah yang kuat, Pemda diharapkan memiliki kapasitas lebih besar dalam membiayai program-program pro-rakyat.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan bagi daerah agar mampu menggali potensi ekonomi lokal secara maksimal dan akuntabel.

Reporter: F. A. Fadilah. A


 👁  1.628

Lebih baru Lebih lama