![]() |
| LSM Prabhu Indonesia Jaya dalam Agenda Audensi Proyek Geothernal Gunung Gede Pangrango (Foto: Dok. Rian. S) |
Sekretaris LSM Prabhu Indonesia Jaya DPD Kabupaten Cianjur, Riki Supiandi, menilai absennya kepala daerah dalam forum dialog publik menimbulkan kekecewaan masyarakat terkait proyek panas bumi yang tengah menjadi perhatian publik.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian dan keterbukaan pemerintah terkait dampak lingkungan serta sosial proyek geothermal, terlebih Cianjur pernah dilanda gempa yang masih menyisakan trauma bagi warga.
“Audiensi seharusnya menjadi ruang komunikasi pemerintah dan masyarakat. Ketidakhadiran kepala daerah membuat warga merasa aspirasinya kurang diperhatikan,” ujar Riki.
Ia menegaskan, keterlibatan pemerintah daerah dinilai penting agar kekhawatiran warga terkait risiko ekologis dan dampak lingkungan dapat dijawab secara terbuka, objektif, dan transparan.
LSM Prabhu Indonesia Jaya meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur membangun komunikasi yang lebih responsif serta melibatkan masyarakat dalam pembahasan proyek strategis yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan kehidupan warga.
Hingga kini, Pemkab Cianjur belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan tersebut. Pihak LSM Prabhu Indonesia Jaya berharap pemerintah daerah dapat membuka ruang komunikasi yang lebih transparan dan responsif.
Reporter: Rian Sagita
Redaksi: TRANSTV JABAR
👁 1.318
