![]() |
| Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut (Foto: dok. Rian Sagita) |
Kegiatan yang diikuti 10 pengurus tersebut difokuskan pada labelisasi dan pemeliharaan pohon yang telah ditanam sebelumnya di kawasan konservasi yang berada di lahan HGU PTPN I Regional 2 Kebun Cisaruni.
Kepala Divisi Konservasi Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, Lukmanul Hakim, mengatakan labelisasi dilakukan untuk memudahkan pemantauan pertumbuhan tanaman, sementara pemeliharaan bertujuan meningkatkan tingkat keberhasilan pohon hingga tumbuh dan memberi manfaat bagi lingkungan.
“Keberhasilan konservasi bukan hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi dari banyaknya pohon yang mampu bertahan hidup dan tumbuh hingga dewasa,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, Cepi Gantina, menegaskan gerakan penghijauan lahir dari kesadaran untuk menghadirkan perubahan melalui tindakan nyata.
“Kami memilih berbuat daripada hanya mengkritik keadaan. Menjaga lingkungan membutuhkan aksi nyata, mulai dari menanam, merawat, hingga menjaga pohon agar tetap tumbuh,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut berharap kawasan Gunung Congkrang terus berkembang sebagai ruang hijau yang memberikan manfaat ekologis, sosial, dan edukatif bagi masyarakat sekitar.
Reporter: Rian Sagita
Redaksi: TRANSTV JABAR
827
