![]() |
| Kediaman Wartawati Cianjur Ekspres Diduga Diteror OTK (Foto: dok. Rian Sagita) |
Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah beristirahat. Ketukan pintu bernada keras yang diduga disertai intimidasi membuat penghuni rumah terkejut dan terbangun dari tidur.
“Dalam kondisi setengah sadar, saya bergegas bangun dan membuka pintu. Saya melihat dua orang pria lalu pergi setengah berlari meninggalkan halaman rumah,” ujar Ai Rahmawati kepada wartawan.
Insiden tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ketua PWI Cianjur, Mochamad Iksan, meminta aparat penegak hukum segera menyelidiki dan mengungkap motif dugaan teror tersebut.
“Apa yang terjadi pada rumah wartawati tersebut harus segera diinvestigasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan asumsi liar di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa intimidasi dan teror terhadap jurnalis merupakan ancaman terhadap kebebasan pers dan demokrasi, mengingat wartawan memiliki peran penting dalam menyuarakan kepentingan publik.
PWI Cianjur berharap Polres Cianjur dapat bertindak profesional dan transparan dalam mengusut kasus tersebut hingga pelaku dan motifnya terungkap.
“Saya percaya kepada aparat penegak hukum, khususnya Polres Cianjur, yang tentunya bisa bertindak profesional untuk membongkar motif teror ini,” pungkas Iksan.
Reporter: Rian Sagita
Redaksi: TRANSTV JABAR
774
