![]() |
| Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau proses pengambilan PIN dan verifikasi data SPMB (Foto: Tri Wahyudi) |
Dalam kunjungannya, Khofifah menyapa para calon murid yang sedang melakukan verifikasi data sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat mengikuti proses penerimaan di sekolah tujuan.
Usai peninjauan, Khofifah memastikan pelaksanaan SPMB berjalan lancar, tertib, dan terukur melalui sistem pembatasan kuota layanan setiap hari sehingga tidak terjadi penumpukan maupun antrean panjang.
"Melalui sistem online, calon murid mendapatkan kepastian jadwal verifikasi sehingga proses pelayanan dapat berjalan lebih nyaman dan teratur," ujarnya.
Menurut Khofifah, verifikasi dilakukan dengan mencocokkan nilai yang diunggah secara daring dengan rapor asli. Setiap SMA dan SMK negeri juga menyiapkan operator khusus untuk mendukung kelancaran proses tersebut.
Sejumlah wali murid mengaku proses verifikasi berlangsung mudah dan tidak mengalami kendala. Selain mendapatkan penjelasan yang jelas dari petugas, tersedia pula layanan konsultasi bagi orang tua maupun calon murid.
Kepala SMAN 4 Madiun, Nunung Nurlaela, mengatakan pelaksanaan SPMB sejauh ini berjalan sesuai petunjuk teknis dan berlangsung lancar.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Madiun, Septa Krisdiyanto, mengatakan jumlah pendaftar tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu, dengan jurusan Teknik Permesinan menjadi salah satu yang paling diminati.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyerahkan bantuan pendidikan masing-masing Rp1 juta kepada 20 siswa di SMKN 1 dan SMAN 4 Madiun, serta bantuan sembako dan santunan bagi petugas kebersihan dan penjaga sekolah.
Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: TRANSTV JABAR
264
