BREAKING NEWS  
 
          TRANSTV JABAR...              Media Profesional Berwawasan Universal      

Usai Audiensi, 26 Siswa SMAN 1 Cicurug Kembali Belajar, Sekolah Utamakan Pembinaan

Siswa SMAN 1 Cicurug saat menggelar audiensi terkait pencabutan sanksi skorsing terhadap 26 siswa di Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/7/2026). (Foto: Dok. Wildan)
Siswa SMAN 1 Cicurug saat menggelar audiensi terkait pencabutan sanksi skorsing terhadap 26 siswa di Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/7/2026). (Foto: Dok. Wildan)

TRΛNSTV JΛBΛR | Sukabumi - Sebanyak 26 siswa SMAN 1 Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang sebelumnya dikenai sanksi skorsing kini kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar. Keputusan tersebut diambil setelah pihak sekolah dan orang tua siswa menggelar dialog serta audiensi secara kekeluargaan, Kamis (10/7/2026).

Sebelumnya, pihak sekolah menjatuhkan sanksi skorsing kepada 26 siswa mulai 10 hingga 20 Juli 2026 sebagai langkah preventif terkait informasi mengenai potensi gangguan ketertiban di lingkungan sekolah.

Setelah tiga kali pertemuan, pihak sekolah dan orang tua siswa mencapai kesepakatan yang mengedepankan pembinaan dan masa depan peserta didik. Orang tua juga menandatangani surat pernyataan berisi komitmen untuk mengawasi, membina, dan menegakkan tata tertib sekolah.

Perwakilan orang tua siswa, Apih Wildan, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang dinilai telah mengambil keputusan bijaksana dengan mengutamakan pembinaan bagi para siswa.

"Kami mengapresiasi pihak sekolah yang telah mengambil keputusan bijaksana dengan mengutamakan pembinaan dan masa depan anak-anak kami," ujar Apih Wildan.

Sementara itu, pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan kepada para siswa agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

Salah seorang wali siswa, Diki, berharap hasil audiensi tersebut menjadi momentum perbaikan bagi para siswa agar lebih fokus belajar dan menjauhi hal-hal yang dapat merugikan masa depan mereka.

"Setelah audensi ini, semoga anak-anak lebih fokus belajar, memperbaiki diri, dan menjadi siswa berprestasi. Dukungan serta pengawasan orang tua juga sangat penting," katanya.

Reporter: Dam Suganda Wildan Raharja
Redaksi: TRΛNSTV JΛBΛR


880  
Lebih baru Lebih lama