TRANSTV JABAR | SUKABUMI - Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, memperkuat akselerasi pembangunan menuju 2026 dengan sinergi masyarakat dan pemerintah desa sebagai fondasi utama menuju desa maju dan mandiri.
Partisipasi warga tak lagi bersifat simbolis, melainkan aktif mendukung program pembangunan desa mulai dari infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, hingga peningkatan kualitas SDM sebagai arah pembangunan berkelanjutan.
Tokoh masyarakat, Nanang Sunandi menilai, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kesadaran kolektif warga dalam menjaga nilai gotong royong sebagai kekuatan sosial utama.
“Pembangunan desa sejatinya adalah kerja sosial bersama yang bertumpu pada kekuatan masyarakat. Ketika gotong royong hidup, di situlah pembangunan menemukan maknanya,” ujar Nanang.
Selain itu, transparansi dan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan program tepat sasaran, sekaligus memperkuat kepercayaan publik dan mendorong partisipasi yang lebih luas.
Kepala Desa Purwasari, Agus Setiagunawan, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi dalam setiap tahapan pembangunan.
“Kami terus mendorong pola pembangunan kolaboratif dan keterbukaan. Dengan sinergi antara pemerintah desa dan warga, kami optimis target 2026 tercapai secara efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan desa tidak hanya dipandang sebagai agenda fisik, melainkan sebagai proses transformasi sosial yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama. Desa Purwasari berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kohesi sosial, dan keberlanjutan.
Dengan komitmen yang terus diperkuat, Desa Purwasari diarahkan menjadi representasi desa masa depan yang berkembang secara fisik, matang secara sosial, serta mandiri secara ekonomi pada 2026.
Reporter: E. Hamid
👁 1.517
