Kisruh SDN di Cianjur, Wali Murid Layangkan Petisi soal Dana BOS dan Kebijakan Sekolah

SDN Babakan Caringin 1 Cianjur. (Foto: Dok. Rian Sagita)

TRANS
TV 
JABAR | Cianjur - Polemik pendidikan mencuat di SDN Babakan Caringin 1, Cianjur. Wali murid melayangkan petisi kepada Koordinator Pendidikan Karangtengah sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan kepala sekolah.

Aksi ini merupakan akumulasi keresahan yang sebelumnya disampaikan secara informal, kini berubah menjadi desakan terbuka.

Dalam petisi itu, wali murid menyampaikan empat poin utama, mulai dari dugaan penggunaan dana kas tanpa musyawarah hingga persoalan transparansi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Selain itu, orang tua menyoroti dugaan pemaksaan pembelian seragam melalui pihak tertentu serta tidak optimalnya fungsi komite sekolah dalam menjalankan pengawasan.

Salah satu wali murid, Tias, mengaku menemukan kejanggalan saat rapat klarifikasi. Ia menyebut tidak pernah ada forum terbuka selama bertahun-tahun untuk membahas dana BOS.

“Permintaan untuk melihat dokumen anggaran bahkan ditolak dengan alasan ‘rahasia negara’,” ujarnya.

Menurutnya, alasan tersebut tidak tepat karena dana BOS merupakan dana publik yang seharusnya transparan dan dapat diawasi oleh masyarakat.

Kekecewaan wali murid kini berubah menjadi desakan serius. Mereka membuka kemungkinan membawa persoalan ini ke dinas apabila tidak ada kejelasan dari pihak sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Penanganan akan dilakukan secara komprehensif dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Kasus ini dinilai menjadi cerminan lemahnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendidikan. Publik kini menanti langkah konkret dari pihak terkait untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Reporter: Rian Sagita
Redaksi: TRANSTV JABAR


 👁  1.828 
Lebih baru Lebih lama