![]() |
| Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan pengecekan hewan kurban menjelang Idul 1447 H (Foto: dok. Yudi) |
Dalam kunjungan tersebut, Khofifah didampingi jajaran DPRD Jawa Timur, Wakil Bupati Bojonegoro, serta Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Ia meninjau sekitar 90 ekor sapi jenis Simental, Limosin, dan Peranakan Ongole yang disiapkan untuk kebutuhan kurban masyarakat.
Khofifah menegaskan pentingnya pengawasan kesehatan hewan kurban di tengah meningkatnya mobilitas ternak menjelang Idul Adha.
“Kita terus berkomitmen memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi sehat, aman, dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti penguatan vaksinasi gratis Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta kewajiban Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai syarat distribusi ternak antarwilayah.
Selain itu, Khofifah mendorong peternak untuk meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing sektor peternakan di Jawa Timur.
“Kita ingin peternak tidak hanya menjadi pemasok, tetapi juga naik kelas,” tegasnya.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Indyah Ariani menyebut ketersediaan hewan kurban tahun ini dalam kondisi aman bahkan surplus dengan permintaan yang meningkat dari berbagai daerah.
Sementara itu, pengepul sapi H. Wariyanto mengaku sebagian besar ternaknya telah terserap pasar di berbagai kota di Jawa Timur serta mengapresiasi dukungan pemerintah melalui vaksinasi dan penguatan kesehatan hewan kurban.
Reporter: Tri Wahyudi AS, S.H.,
Redaksi: TRANSTV JABAR
1.108
