![]() |
| Gedung BAZNAS Kabupaten Cianjur (Foto: Dok. Rian Sagita) |
Salah satu peserta, Andi Syarif Hidayatulloh, menyampaikan keberatan atas proses tersebut dan mempertanyakan kejelasan sistem penilaian, khususnya pada tahapan Computer Assisted Test (CAT) dan penggabungan nilai akhir.
“Kami mempertimbangkan langkah hukum melalui PTUN dan akan menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Di sisi lain, sejumlah peserta juga menyoroti minimnya penjelasan teknis terkait pengolahan nilai, yang dinilai tidak disampaikan secara rinci sejak awal tahapan seleksi berlangsung.
Selain itu, Tim Seleksi juga disebut belum sepenuhnya memberikan informasi administrasi secara merata kepada seluruh peserta, yang dinilai menimbulkan ketidakseimbangan informasi dalam proses seleksi.
“Ada kesan ketidakkonsistenan dalam penyampaian informasi administrasi kepada peserta,” ungkap salah satu sumber.
Hingga saat ini, Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Cianjur maupun Pemerintah Kabupaten Cianjur belum memberikan keterangan resmi terkait sejumlah keberatan yang disampaikan peserta.
Proses seleksi ini masih menjadi perhatian para peserta yang menantikan penjelasan lebih lanjut demi memastikan tahapan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Reporter: Rian Sagita
Redaksi: TRANSTV JABAR
👁 1.246
