BREAKING NEWS  
 
          TRANSTV JABAR...              Media Profesional Berwawasan Universal      

Dewanti Rumpoko: Produksi Tebu Malang Meningkat, Perkuat Swasembada Gula Nasional

Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si., politisi PDI Perjuangan yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. (Foto: Tri Wahyudi/DPRDJatim)
Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si., politisi PDI Perjuangan yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. (Foto: Tri Wahyudi/DPRDJatim)

TRANS
TV JABAR | SURABAYA
- Produksi tebu di Kabupaten Malang terus menunjukkan tren positif dan menjadi salah satu penopang penting dalam upaya mewujudkan swasembada gula nasional.

Anggota DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko mengatakan Kecamatan Gondanglegi dan Bantur menjadi daerah dengan produksi tebu terbesar di Kabupaten Malang.

"Gondanglegi merupakan penghasil tebu tertinggi di Kabupaten Malang dengan produksi sekitar 439,92 ribu ton pada 2025. Sementara Kecamatan Bantur mencapai 402,98 ribu ton," ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Dewanti, tingginya produksi tersebut menunjukkan besarnya potensi perkebunan tebu di Kabupaten Malang yang didukung kondisi alam dan konsistensi petani dalam mempertahankan tebu sebagai komoditas unggulan

"Potensi tebu di Kabupaten Malang sangat besar. Ini bisa menjadi salah satu penyangga utama kebutuhan gula di Jawa Timur," katanya.

Ia menilai peningkatan produksi tebu perlu terus didorong melalui sinergi pemerintah, pabrik gula, dan petani guna memperkuat pasokan gula nasional.

"Ke depan diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar produksi tebu dan gula semakin berkualitas serta mampu mendukung kebutuhan nasional," katanya.

Pada 2025, Jawa Timur mencatat produksi tebu sekitar 20,6 juta ton dari lahan giling seluas 185 ribu hektare dengan hasil 1,1 juta ton gula kristal putih, menjadikannya sebagai produsen gula terbesar di Indonesia.

Reporter: Tri Wahyudi, S.H.,
Redaksi: TRANSTV JABAR


307  
Lebih baru Lebih lama