![]() |
| Korp Pergerakan PMII Putri (KOPRI) PC PMII Cianjur. (Foto: Rian Sagita) |
Ketua KOPRI PC PMII Cianjur, Tela Mutia, menilai ketidakhadiran pimpinan DPPKBP3A dalam audiensi tersebut mencerminkan kurangnya keseriusan dalam merespons isu perlindungan perempuan dan anak.
“Kami merasa sangat kecewa karena surat audiensi telah disampaikan sejak satu minggu lalu, namun saat kami datang hanya ditemui oleh staf yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan,” tegasnya.
Menurutnya Tela, audiensi yang direncanakan sebagai ruang dialog strategis terkait persoalan perempuan dan anak justru berakhir tanpa pembahasan substansial.
Kondisi tersebut dinilai menunjukkan lemahnya komunikasi dan koordinasi di lingkungan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.
Dalam pernyataan sikapnya, KOPRI PMII mengecam ketidakhadiran pimpinan DPPKBP3A, menyatakan mosi tidak percaya terhadap kinerja dinas, serta mengkritik tata kelola komunikasi birokrasi yang dianggap tidak menghormati komitmen jadwal audiensi.
KOPRI PMII menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut dan meminta adanya klarifikasi resmi dari pihak DPPKBP3A. mereka juga membuka kemungkinan langkah lanjutan jika tidak ada respons memadai dari instansi terkait.
Reporter: Rian Sagita
Redaksi: TRANSTV JABAR
207
